Featured Post

Alkisah

Gambar
Kisah nyata Yuli, 29 tahun, adalah seorang ibu rumah tangga dengan 2 orang anak 3 dan 5 tahun. Suaminya, Herman, 36 tahun, adalah karyawan dari salah satu perusahaan swasta besar di Bandung. Perawakan Yuli sebetulnya biasa saja seperti kebanyakan. Yang membuatnya menarik adalah bentuk tubuhnya yang sangat terawat. Buah dadanya tidak terlalu besar, tapi enak untuk dipandang, sesuai dengan pinggangnya yang ramping dan pinggulnya yang bulat. Kehidupan rumah tangga mereka sangat harmonis. Dengan 2 anak yang sedang lucu-lucunya, ditambah dengan posisi Herman yang cukup tinggi di perusahaannya, membuat mereka menjadi keluarga yang cukup di hormati di lingkungan kompleks mereka tinggal. Yuli pada dasarnya adalah istri yang sangat setia kepada suaminya. Tidak pernah ada niat berkhianat terhadap Herman dalam hati Yuli karena dia sangat mencintai suaminya. Tapi ada satu peristiwa yang menjadi awal berubahnya cara berpikir Yuli tentang cinta.. Suatu siang, Yuli sedang mengasuh anaknya di depan ru...

Aksi kocak ibu dan ayah


Sang ayah Dan ibu sangat murka ketika mengetahui anak perempuan mereka hamil. "Si kampret itu siapanya !" Kata sang ayah, sedangkan si ibu menangis. "Suruh dia datang kesini!" Si anak pun menelepon pria yang menghamilinya. Setengah jam kemudian sebuah mobil Ferrari Merah berhenti di depan rumah. Seorang lelaki separuh baya keluar dari mobil, memberi salam lalu masuk ke rumah. Lelaki itu berhadapan dengan ibu dan ayah perempuan yang telah dihamilinya. Dia berkata, "Saya lelaki yang telah menghamili anak anda. Tapi terus terang saya katakan saya tidak dapat menikahi anak anda karena isteri saya tak mengizinkan". "Namun, saya akan tetap bertanggung jawab". "Sekiranya anak yang dilahirkan seorang bayi perempuan saya akan wasiatkan untuknya dua buah supermarket, sebuah hotel dan uang tunai 5 milyar rupiah". "Sekiranya dia melahirkan anak lelaki saya akan wasiatkan untuknya dua buah Kijang, dua buah supermarket, dua sebuah hotel dan uang tunai 10 milyar rupiah". "Tapi sekiranya anak anda keguguran apakah yang harus saya lakukan??" (Tanya sang pria yang mehamili) Sang ayah berfikir keras. Si ibu berhenti menangis. Akhirnya sambil menepuk bahu lelaki itu, sang ayah berkata, "Kalau keguguran, kamu boleh coba lagi ya !!" Hahahaha !!???

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alkisah

Pantasi